Tempat Kuliner Yang Ada di Bandung 

Serta atraksi alam yang indah dan sejuk, Bandung juga terkenal dengan wisata kulinernya. Menawarkan berbagai tempat makan, Bandung akan membuat Anda bingung dengan banyaknya pilihan yang ada. Mau tau atraksi kuliner di Singapura yang harus dikunjungi di sela waktu liburan anda? Inilah ulasannya.

1. Pasar Makanan Paskal

Berbasis di daerah Pasir Kaliki, dekat stasiun Bandung, Pasar Makanan Paskal memiliki lebih dari 100 penjual makanan, mulai dari makanan khas Bandung, hingga makanan internasional seperti makanan Jepang dan Korea. Dengan konsep open space, Anda akan dimanjakan oleh udara sejuk Bandung yang disertai dengan makanan hangat yang nikmat.

Cukup untuk mengkapitalisasi 10.000 Rupiah, Anda bisa menikmati makanan lezat yang ditawarkan di Pasar Makanan Paskal. Karena harga pangan tidak mahal, Pasar Makanan Paskal sering dikunjungi oleh pelajar dan remaja. Selain itu, atraksi kuliner ini juga dilengkapi dengan keberuntungan dan suasana romantis dengan lampu dan obor yang dibuat sedemikian rupa.

2. Rumah Sosis

Sosisnya bukan sembarang tempat wisata kuliner di Bandung, tapi juga berfungsi sebagai salah satu tujuan wisata di Bandung yang terkenal. Dengan konsep “makan, berenang, bermain”, Home Sausage menawarkan tempat yang sangat cocok untuk hiburan keluarga, terutama untuk keluarga dengan anak kecil.

Sesuai namanya, menu utama di Home Sausage adalah aneka makanan dengan bahan utama sosis. Sosis yang ditawarkan juga sangat beragam, ada sosis ayam, daging sapi, ikan, beberapa besar, dan ada yang kecil. Bagi yang tidak mau makan sosis, tidak perlu khawatir karena atraksi kuliner ini juga menyediakan menu lain seperti nasi goreng, nasi liwet, katsu ayam, dan lain-lain. Selain menyajikan makanan lezat, Sausage House juga memiliki banyak permainan yang menyenangkan, seperti mini golf, sosis perahu, kolam renang, labirin, dan lain-lain. Forum untuk game ini tidak gratis dan memiliki harga yang berbeda.

3. Pino Pizza

Berlokasi di Jalan Buah Batu, Pino Pizza menjual pizza, salad, dan pasta dengan harga bersaing dibanding restoran pizza lainnya. Pizza yang ditawarkan disini cukup bervariasi dengan harga mulai 45.000 rupee. Yang paling menarik adalah menu pizza manis yang hanya ditawarkan di Pino Pizza saja. Apa pizza manis itu?

Pizza manis adalah topping pizza yang bukan dalam bentuk daging atau sayuran, namun dalam bentuk topping manis, seperti apel dan pisang. Selain pizza, Pizza Pino juga menawarkan salad tuna, pasta carbonara, pasta aglio olio, oreo latte, dan lain-lain.

 

Categories: Kuliner

Shabu Gen: Restoran Jepang Terbaik di Jakarta

Best Japanese Restaurant Jakarta

Bicara tentang makanan memang tidak akan pernah ada habisnya. Jika Anda sering mencicipi hidangan khas Indonesia, lalu apa salahnya mencicipi hidangan khas luar negeri seperti makanan khas Francis, Timur Tengah, Cina atau Jepang. Begitu menjamurnya restoran dari berbagai negara di Jakarta, termasuk restoran Jepang.

Namun jika Anda menginginkan The Best Japanese Restaurant Jakarta, restoran yang tepat adalah Shabu Gen. Restoran Jepang ini terletah di daerah Gongdangdia tepatnya The Plaza 46th Floor Kav 28-30 Jl. M.H. Thamrin, RT 9/RW 5 Gongdangdia, Jakarta.

Best Japanese Restaurant Jakarta

Mendengar kata Shabu Gen, tentunya Anda akan langsung terpikir pada hidanngan khas Jepang yaitu shabu-shabu. Memang tak salah lagi apabila restoran ini memiliki makanan spesial shabu. Chef Kunio Aoki, pemilik restoran ini menyiapkan semua hidangan yang benar-benar di jaga kualitasnya.

Bahan dasar shabu-shabu yaitu daging sapi pilihan yang langsung dikirim dari Jepang. Shabu-shabu tidak hanya irisan daging sapi tapi hidangan ini begitu spesial di restoran dan menjadi ciri khas tersendiri, karena memiliki tiga macam saus pilihan, yaitu Ponzu sauce, Yuzu sauce dan Goma sauce.

Selain hidangan yang luar biasa, daging yang langsung dikirim dari Jepang dan saus yang menjadi ciri khas Shabu Gen yang merupakan best japanese restaurant Jakarta. Hal spesial lain dan menjadikan konsumen merasakan tidak hanya enaknya hidangan tapi juga pelayanan yang begitu memanjakan Anda.

Pelayan di restoran ini membuat para pengunjung merasakan sensasi negeri sakura. Pelayan yang ramah juga akan membantu menghidangkan setiap sajian yang Anda pesan. Selain itu jika Anda melakukan reservasi untuk dinner, Anda akan menikmati gemerlapnya kota Jakarta dari lantai 46.

Dari beberapa restoran Jepang, Shabu Gen adalah restoran Jepang dengan kualitas hidangan kelas dunia dan terbukti juga dengan pelayanan yang menunjukan pelayanan kelas VIP. Anda pun dapat memesan hidang khas Jepang lainnya yang akan memanjakan lidah Anda seperti shusi, sashimi, tempura dan lain sebagainya. Semua pasti dijamin kualitas bahannya dan cara penyajiannya. Selamat mencoba!

Categories: Kuliner

Oleh oleh khas Bandung yang paling populer

Oleh-oleh Khas Bandung yang Paling Terkenal

kuliner bandung

Menggunakan satu dua hari tentunya tidak cukup untuk menjelajahi Bandung. Anda mesti kembali pada kota asal serta bekerja seperti umum. Supaya kota ini masihlah dapat dikenang hingga waktunya Anda kembali pada menjejaknya, bawalah 10 oleh-oleh khas Bandung di bawah ini ke tempat tinggal :

1. Pisang Bollen Kartika Sari

Anda belum ke Bandung bila melupakan Kartika Sari. Toko yang berkantor pusat di Jalan H. Akbar Nomer 4, Kebon Kawung, ini sediakan pisang bollen lezat khas yang pasti bakal bikin Anda ketagihan. Pisang bollen ala Kartika Sari ini yaitu pelopor pisang bollen di Bandung serta sudah lama jadi oleh-oleh harus bila bertandang ke Kota Kembang ini.

Pisang bollen ini popular mulai sejak th. 1970an serta hingga sekarang ini masihlah memakai resep asli turun termurun, hingga cita rasa-rasanya ditanggung tidak beralih. Bermacam varian rasa dapat Anda dapatkan disini dari mulai keju, cokelat hingga durian. Diluar itu, masihlah ada bermacam pastry serta kue-kue lezat yang lain seperti pastel, risoles, kroket, brownies kukus rainbow serta bagelen.

2. Gepuk Nyonya Ong

Gepuk Nyonya Ong harus Anda masukan kedalam daftar oleh-oleh harus kota Bandung. Berlokasi di Jalan Dr. Djunjunan 155E, toko ini senantiasa dipenuhi konsumen. Gepuk sendiri adalah hasil olahan daging sapi yang juga popular dengan sebutan ‘empal’. Potongan daging yang sudah digeprek serta ditipiskan bakal dirangkai dengan lidi untuk melindungi seratnya tidak hancur waktu dimasak.

Tidak cuma daging sapi, Gepuk Nyonya Ong juga sediakan olahan daging ayam. Dengan kreatifitasnya, gepuk ini di proses dalam beragam varian seperti beef original, beef salty, beef extra pedas, beef less sugar, chicken original serta chicken spicy. Demikian hingga tempat tinggal, selekasnya sediakan sepiring nasi hangat. Gepuk Nyonya Ong begitu nikmat disantap berbarengan nasi dengan asap yang masihlah mengepul.

3. Picnic Roll Sempurna Rasa

Kreativitas warga Bandung dalam membuat kuliner lezat memanglah pantas dapat acungan jempol. Anda mesti beli Picnic Roll Sempurna Rasa. Picnic roll adalah olahan daging cincang yang telah di beri bumbu terlebih dulu, dimasukkan ke kulit pastry berbarengan telur rebus, lalu dipanggang hingga berwarna kecokelatan. Rasa-rasanya? Tidak butuh lah Anda menyangsikan kelezatannya.

Picnic roll ada dalam dua varian yakni daging sapi serta daging ayam yang keduanya sama enak. Terkecuali picnic roll, menu andalan yang lain di Sempurna Rasa yaitu brownies, pudding mouse serta mousse cake.

Hingga sekarang ini, Sempurna Rasa cuma buka cabang di kota Bandung saja. Hal semacam ini karena kecemasan bakal kwalitas product dapat alami penurunan bila toko buka cabang di kota lain. Semuanya pastry serta kue Sempurna Rasa di produksi dalam satu dapur yang terpusat di Jalan Kemuning untuk lalu didistribusikan ke toko cabang yang lain termasuk juga yang ada di Jalan Pasirkaliki. Tidak mengherankan bila kwalitas rasa yang dihasilkan sama sebaiknya serta tidak mengecewakan penikmatnya.

Bagi anda yang merencanakan outbound di Bandung, tidak ada salahnya memasukan paket makanan tersebut ke paket outbound murah yang ditawarkan oleh provider outbound disana

4. Surabi

Siapa yang tidak mengetahui surabi sebagai jajanan khas Bandung? Surabi sekarang ini tidak cuma dapat di nikmati di kota ini saja. Anda dapat membawanya pulang sebagai oleh-oleh untuk keluarga terkasih. Surabi sekarang ini juga tidak dapat disebut ‘makanan kampung’.
Satu diantara tempat yang sediakan surabi sebagai oleh-oleh Bandung yaitu Surabi Enhaii yang berlokasi di Jalan Setiabudi. Anda bebas pilih surabi beragam rasa dari mulai oncom, durian keju, ayam telur keju hingga kismis.

5. Peuyeum

Tidak susah temukan peuyeum di Bandung. Peuyeum atau yang umunya dimaksud dengan tape ini memanglah telah sama dengan kota Bandung. Peuyeum banyak di jual di pusat oleh-oleh, satu diantaranya di lokasi Jalan Cihampelas. Umumnya, peuyeum ini digantung di depan kios hingga wisatawan dengan gampang mengetahui tempat yang jual peuyeum.

Peuyeum adalah product olahan dari singkong. Langkah membuatnya cukup gampang. Singkong yang telah dibikin bersih lalu di rebus. Kemudian, singkong dtaburi ragi serta disimpan ditempat tertutup. Peuyeum telah dapat di nikmati 2-3 hari lalu. Peuyeum disukai warga bandung lantaran dapat menyebabkan dampak hangat di badan di berencana hawa kota yang sejuk condong dingin.

6. Oncom Raos

Satu lagi kuliner tradisional khas Bandung yang tidak bisa ditinggalkan yaitu oncom. Oncom adalah product olahan dari kacang yang difermentasi. Oncom ini lalu dapat jadikan bahan baku untuk bikin masakan lezat yang lain, salah nya ialah oncom goreng yang banyak disukai.

Oncom Raos yaitu satu diantara tempat yang sediakan product olahan oncom. Berlokasi di Jalan Cihampelas 91 B, tidak susah mencari obyek wisata kuliner ini lantaran ada dekat pusat perbelanjaan popular yakni Cihampelas Walk. Tidak cuma oncom goreng, tempat yang telah berdiri kian lebih 40 th. ini dapat sediakan bermacam type oleh-oleh lain seperti bermacam keripik, sale pisang serta berbagai manisan.

7. Angklung

Angklung adalah alat musik tradisional khas Bandung yang disadari dunia. Alat musik yang terbuat dari bambu ini dapat membuahkan gabungan melodi yang indah waktu dimainkan. Satu diantara tempat yang selalu pelihara serta meningkatkan kesenian tradisional ini yaitu Saung Angklung Udjo. Berlokasi di Jalan Padasuka, Saung Angklung Udjo banyak dikunjungi wisatawan dari dalam ataupun luar negeri.

Sesudah senang melihat pementasannya yang mengagumkan, janganlah lupa untuk beli oleh-oleh disini.

8. Tas serta Sepatu khas khas Cibaduyut

Bila Anda sampai kini menggilai product fashion buatan luar negeri, coba berkunjung ke lokasi Cibaduyut. Di selama jalan, Anda bakal temukan jejeran toko yang menunjukkan bermacam barang dagangannya. Anda yang hilang ingatan berbelanja, diinginkan dapat menahan diri.

Product andalan di sini yaitu tas serta sepatu kulit. Product buatan anak negeri kenyataannya tidak kalah ciamik dari buatan luar negeri. Design tas serta sepatu yang ada juga cantik serta modis. Terkecuali tas serta sepatu, Anda dapat juga temukan dompet, ikat pinggang, sandal serta bermacam aksesori yang lain.

9. Baju ala Factory Outlet Bandung

Bandung memanglah populer sekali dengan factory outletnya. Untuk warga Jakarta serta sekitarnya, datang ke Bandung bermakna datang untuk belanja. Sesudah senang berburu tas serta sepatu kulit di lokasi Cibaduyut, saat ini waktunya borong baju di jejeran factory outlet yang menjamur di kota ini.

Sebagian lokasi favorite beberapa wisatawan yaitu Jalan Dago, Jalan Cihampelas serta Jalan Riau. Ada di beberapa tempat ini, Anda bakal lupa saat serta tenggelam dalam beragam jenis baju paling baru hasil kreativitas warga Bandung. Janganlah lupa sediakan dana lebih ya, lantaran mungkin saja Anda kalap belanja disini.

10. Bermacam Kerajinan Tangan Lembang

Daerah Lembang tidak cuma menarik sebagai obyek wisata alam serta kuliner saja, nyatanya lokasi ini dapat mempunyai bermacam kerajinan tangan unik serta menarik untuk jadikan oleh-oleh. Sebagian salah satunya yang tidak bisa ditinggalkan yaitu tas anyaman, keramik serta bermacam kerajinan dari bambu.

Categories: Kuliner

Hangatnya Bir Kotjok Bogor, Ditanggung Tak Mabuk. Penasaran?

bir-kotjok-bogorSatu diantara minuman tradisional khas Bogor yang saat ini susah didapati adalah bir kotjok. Meskipun bernama bir, minuman tradisional ini tak memabukkan, malah mempunyai manfaat baik untuk kesehatan.

Menurut Eman, yang disebut pewaris generasi ketiga resep tradisional ini menyampaikan semula bir itu mulai sejak th. 1948. Abahnya atau kakek dalam bhs Sunda temukan racikan minuman untuk acara-acara perayaan pernikahan. Oleh karenanya pernah di kenal denga nama bir penganten.

Lantaran tempat kelahirannya di sekitaran lokasi pecinan Bogor, jadi minuman itu laku dipakai untuk perayaan pernikahan etnis Tionghoa. “Mulai 1965 tuh baru di jual keliling sama abah, di sekitaran Suryakencana-Pasar Bogor, ” tutur Eman pada KompasTravel waktu coba racikan birnya, Selasa (24/5/2016).

Eman menjelaskan, mulai sejak waktu tersebut bir ini mulai di kenal dengan “Bir Kotjok Bogor si Abah”, serta tidak cuma untuk perayaan warga Tionghoa, hingga saat ini kerap untuk acara perpisahan, rapat pemerintah maupun yang lain. Kami dari paket pernikahan bogor juga menyediakan minuman ini jika memang diminta oleh konsumen kami.

Usaha bir itu pernah dipegang sang ayah, sekitaran th. 1980-an, serta beroperasi di sekitaran gerbang paling utama Kebun Raya Bogor. Mulai th. 2008 resep tradisional racikan keluarganya itu resmi di turunkan padanya.

Bak bartender Eman memainkan alat sama dengan gayung alumunium yang dalam, mengaduk atau mengocok sari-sari rempah hingga keluar buih putih dari airnya.
Resep andalannya ini terbagi dalam jahe, kayu manis, cengkeh, gula pasir serta aren. Bahkan juga jahe yang digunakannya cuma jahe merah. “Jahe merah bagus buat kesehatan aliran darah, juga lebih pedas serta hangat di banding jahe umum, ” tutur Eman.

Berikut yang membuatnya menyehatkan, sekalian “memabukkan” lantaran meminumnya kurang sekali. Tidak perlu pengawet untuk meraciknya, Eman yakin kandungan cengkih di dalamnya bisa berperan sebagai pengawet alami, meskipun cuma tahan dua hari.

Eman juga mempertontonkan aksinya bikin bir pada KompasTravel serta konsumen lain. Bak bartender ia memainkan alat sama dengan gayung alumunium yang dalam, mengaduk atau mengocok sari-sari rempah hingga keluar buih putih dari airnya.

Sesudah buih di rasa cukup, barulah Eman menuangkan ke gelas besar. Buih juga meluap keluar terlihat seperti bir sungguhan yang dikocok oleh bartender, namun yang ini bertuliskan alkohol 0 % serta bakal bikin tubuh hangat.

Ia menyampaikan busa yang dihasilkan datang dari cengkeh berjumpa kayu manis yang dikocok berbarengan es batu. Sekilas tampak sama dengan bir pletok khas betawi. Tetapi, Eman menerangkan ketidaksamaannya ada di bahan rempah yang dipakai, juga tak memakai secang serta kapulaga.

Menurut Eman, yang disebut pewaris generasi ketiga resep tradisional ini menyampaikan semula bir itu mulai sejak th. 1948.
Meskipun dihidangkan dengan es batu, manfaat minuman itu tetaplah merasa hangat di tenggorokan waktu KompasTravel cobanya. Kadang-kadang ada juga yang beli tanpa ada es batu. Waktu KompasTravel cobanya lagi, sama hangatnya tetapi tak dapat menyebabkan buih seperti bir.

“Kalau hujan ramai orang yang neduh selalu minum, namun bila cuaca panas juga ramai, banyak yang kehausan, ” katanya sembari tertawa.

Kesempatan ini ia bir kotjok keluarganya di jual oleh Eman serta adiknya. Untuk menemuinya, Anda bisa bertandang ke Jalan Suryakencana, tepatnya sesudah perempatan Gang Aut, samping kiri bila ke arah puncak. Sedang adiknya berjualan di ujung Jalan Roda, Kelurahan Babakan Pasar, tidak jauh dari sana.

Eman serta adiknya berjualan mulai jam 09. 00, serta pulang sekitaran jam 17. 00 WIB atau lebih awal lantaran habis terlebih dulu. Setiap satu gelasnya di jual seharga Rp 5. 000.

Categories: Kuliner